Oseng Tempe Sederhana - Masakan Jawa yang Manis Gurih dan Mulut Bergetar


Kangen masakan rumah? Maklum, namanya juga perantauan. Bagi anda yang senasib dengan saya pasti pernah juga merasakannya. Ingin memakan sesuatu yang rasanya sama seperti di ingatan, itu adalah derita bagi kaum perantauan. -lebaymodeon. Yah, kangen sih boleh saja, tapi kalau sampai nekat untuk pulang demi memuaskan nafsu mulut apakah itu bukan suatu yang terlalu? Apakah tak ada jalan keluar yang lebih baik? Misalkan menunggu ketika liburan tiba mungkin?
Hmm, tapi bagi sebagian orang seperti suami saya, kalau si mulut sedang ingin makan sesuatu dan makanan itu tak tersedia dalam waktu maksimal setengah jam, maka si mulut sudah enggan untuk memakannya lagi. Terkadang memang merepotkan tapi sebenarnya mengasyikkan, sebuah tantangan ^_^.


Kemarin sejenak terlintas diingatan saya akan sebuah masakan yang sering papa saya beli ketika saya masih sekolah. Nasi bungkus dengan lauk oseng tempe. Yap hanya itu saja, tapi membuat kesan di kepala saya yang begitu mendalam. Karena setiap pagi itulah menu sarapan saya. Terkadang ditemani dengan gorengan tempe mendo (tempe berbalut tepung terigu yang digoreng). Semua menu menggunakan tempe, tapi sampai sekarangpun tak ada rasa bosan untuk menyantap tempe, makanan kaya gizi asli Indonesia. 



Karena tak ada rencana untuk pulang dalam waktu dekat, ditambah tidak ada hari libur. Dan saya bersikeras untuk menyantapnya kali ini seakan mulut sudah bergetar tak sabar, satu-satunya cara adalah dengan memasaknya. Tak ada pilihan lain kan?

Langsung kita cek yuk!

Oseng tempe sederhana

resep modifikasi sendiri

Waktu persiapan : 15 menit, waktu memasak : 35 menit, waktu penyajian : 10 menit

Bahan-bahan:

- 300 gram tempe
- 2 buah bawang putih kating ukuran besar
- 2 buah bawang merah ukuran besar
- 2 sendok makan gula jawa
- 2 lembar daun salam
- 5 buah cabai merah
- 1 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh gula pasir
- 1/2 sendok teh bubuk kaldu (optional)

* bawang putih ada 2 jenis, bawang putih kating, dan bawang putih apel. Bawang putih kating aromanya lebih tajam, baunya lebih harum, dan harga perkilo nya juga lebih mahal. Saya lebih menyukai bawang kating karena masakan menjadi lebih harum.

Cara membuat:

Siapkan penggorengan, panaskan minyak agak banyak untuk menggoreng tempe. Potong dadu tempe, kemudian goreng di minyak panas sampai matang kecoklatan. Angkat dan tiriskan.


Kurangi minyak di wajan, sisakan kurang lebih 3 sendok makan. 

Kemudian iris halus bawang merah dan bawang putih. Masukkan dalam wajan dengan minyak panas. Kita akan menumis. 
Apabila bawang merah dan bawang putih sudah harum dan sedikit kecoklatan, masukkan cabai, daun salam, dan lengkuas, tambahkan gula jawa, garam, dan gula pasir. Setelah semua larut, masukkan tempe yang sudah digoreng tadi.


Tambahkan kaldu bubuk jika anda menyukainya. Saya menggunakan kaldu bubuk jamur (merk totole) yang bebas MSG.

Cicipi rasa asin dan manisnya, jika sudah pas matikan kompor dan sajikan di mangkuk saji.

Oseng tempe sederhana yang manis gurih siap disajikan.^_^



Share on Google Plus

About Yannti Basuki

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment