Tumpeng 4 Lauk - Di Hari Pelantikan Presiden


Ternyata bertepatan dengan hari pelantikan presiden yang baru kemarin pesanan tumpeng ini dikirim. Mungkin pemesannya juga sedang mengadakan acara syukuran atas pelantikan itu ya? ^_^
Tapi yang jelas, mama mertua membuat semua bahannya dengan harapan tumpeng ini bisa membawa manfaat buat si pemesannya sekaligus memuaskannya dengan menyajikan tumpeng beserta lauknya yang enak, bukan sekedar hiasan cantik belaka.


Hari Minggu sepulang gereja dia berkutat di dapur, menutupi pakaiannya dengan sebuah celemek yang khusus dipakainya ketika mengerjakan sesuatu di dapur. Awalnya mama mengolah ayam menjadi si ayam bakar yang manis, gurih, pedas, mantap. Kalau si mama sudah membuat si ayam bakar ini hmmm jangan ditanya, berapapun yang dimasak pasti langsung ludes. Disajikan dengan sambal terasi, nasi 3 piring pun saya rela menghabiskannya sendiri. Doyan atau lapar saya juga bingung yang mana kalau sudah berhadapan dengan ayam bakar mama ini. Bumbunya? Biasa saja katanya, bawang merah, bawang putih, sereh, daun salam, lengkuas, gula, garam, kunyit, cabe merah, dan ditambah santan kental lalu diungkep. Nanti akan saya posting tersendiri ya untuk detail resep dan cara ala mama mertua ^_^.

Memang pusat perhatian pada si ayam bakar ini kan? Kalau yang lain anda juga pasti jago untuk membuatnya, telor dadar yang kemudian diiris halus.. Kemudian si perkedel? Dibuat dari kentang yang di goreng lalu di haluskan, diberi bumbu halus berupa merica, garam, dan bawang putih, dicampur bersama bawang merah yang sudah di goreng kemudian bentuk bulat. Ketika akan di goreng celupkan ke dalam kocokan telur dahulu agar si perkedel berbalut telur.

Oh ya, satu lagi adalah si orek tempe. setelah diiris kecil kecil, tempe di goreng dahulu agar agak kering, kemudian masukkan dalam bumbu yang sedang di tumis. Bahan bumbunya adalah bawang putih, bawang merah, cabe merah, gula, garam, daun salam. Beri sedikit bubuk kaldu apabila anda menyukainya. Dan jika rasanya sudah pas, angkat dan sajikan.

Yang terakhir dikerjakan oleh mama adalah nasi kuning. Bahannya adalah beras, kunyit sebagai pewarna kuningnya - haluskan, santan kelapa kental agar si nasi menjadi gurih dan nikmat, dan daun salam untuk aroma harumnya. Semua bahan tadi kecuali beras diaduk rata. Kemudian beras direbus seperti membuat nasi secara manual (bukan menggunakan alat penanak nasi). Setelah air habis, tuang nasi setengah matang ke dalam langseng / dandang (sebutan untuk alat pengukus nasi dalam bahasa Jawa) yang sudah dipanaskan sebelumnya, cirinya adalah air di dasar langseng sudah mendidih. Kemudian tuang setengah campuran santan tadi di nasi sambil diaduk rata. Tutup kembali langseng, diamkan kurang lebih 30 menit. Lalu masukkan lagi sisa santan tadi aduk kembali nasi sampai tercampur rata. Masak kembali 30 menit. Sampai nasi tanak. Jadilah nasi kuning gurih yang nikmat. ^_^

Untuk bentuk gunungan tumpeng anda bisa menggunakan kertas karton yang dialasi dengan daun pisang, dibentuk kerucut, apabila anda tidak mempunyai cetakan tumpeng seperti saya. Kemudian isi dengan nasi kuning dan padatkan. Pastikan nasi padat ya agar gunungan nasi tetap berdiri ditengah goncangan -lebaydotcom. Letakkan tepat ditengah wadah. Dan yang lainnya tinggal di dekor sesuai selera deh. ^_^

Tumpeng ready!.. ^_^
Share on Google Plus

About Yannti Basuki

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment