Cake Pandan Pisang - Begitu Harum

Belakangan ini lagi suka buat cake, moodnya lagi pengen ngemil jadinya laper mata, laper mulut, turun lagi ke perut kalo pas lagi browsing terus liat foto-foto cake yang dipajang di halaman depan web.^_^. Nggak tau kenapa rasanya si mulut ingin sekali menikmatinya. 


Tiap hari ketika saya akan melewati pintu gerbang rumah kaki saya selalu mengenai sebuah pohon yang daunnya panjang seperti pedang. Seketika kulit terasa gatal ketika bersentuhan. Daunnya itu menjulur sampai ke pinggir jalan depan rumah saya. Kadang terasa mengganggu. Namun kemarin tiba-tiba saya teringat sebuah resep cake yang menggunakan daun pandan sebagai aroma dan pewarna alaminya. Sebenarnya agar lebih hijau daun suji yang digunakan sebagai pewarnanya. Tapi jika daun suji tak tersedia, daun pandan dan sedikit pasta pandan buatan pun jadilah.


Ya, saya mengambil beberapa lembar daun pandan dan mencampurnya dengan bahan lain agar menarik dan enak untuk disantap sebagai teman minum kopi atau teh dipagi hari. Sebenarnya banyak menu camilan yang bisa dibuat dari daun pandan ini, biasanya aneka jajanan jadul yang menggunakannya untuk pengharum kue alami. Memang kalau kue jaman sekarang lebih banyak menggunakan pengharum buatan seperti ekstrak vanili. Tapi sebenarnya yang alami lebih sehat bukan? Saya juga tak pernah menambahkan ektrak vanili di adonan cake saya walau diresep tertulis misalkan setengah sendok teh vanili bubuk. Menurut saya adonan cake saya sudah harum butter / mentega yang saya gunakan.

Ada sisa 2 buah pisang uli matang di lemari es saya. Tanpa pikir panjang akan segera saya proses bersama cake yang saya buat. Karena jumlahnya hanya 2 buah, saya akan menyusunnya untuk mempercantik cake saya kali ini -walaupun ternyata penataan pisang jd acak adul ya? Yang penting rasa pisang dan aroma pandan membuat saya membabat habis cake ini dan ingin segera memasaknya lagi. ^_^

Penasaran resepnya? ini dia..

Cake Pandan Pisang
resep diadaptasi dari justryandtaste.com - cake pandan

untuk loyang tulban diameter 20cm

Bahan-bahan:

- 200 gram mentega
- 200 gram gula pasir
- 200 ml air ekstrak daun pandan dicampur dengan 3 sendok makan susu bubuk
- 3 butir telur
- 250 gram terigu
- 1 1/2 sendok teh baking powder doubel acting (saya pakai 1 sendok teh)
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh pasta pandan

Bahan pembuat air pandan:

- 10 lembar daun pandan
- 250 ml air

Cara membuat:

untuk membuat air pandan blender daun pandan yang sudah dipotong-potong kecil bersama air. Kemudian saring. Campur air pandan bersama susu, aduk rata. Sisihkan.

Siapkan oven set pada suhu 170'C. 

Siapkan loyang, olesi dengan mentega dan taburi dengan tepung terigu. 

Ambil pisang dan potong-potong pipih memanjang, kemudian susun di dasar loyang tadi.


Siapkan mangkuk besar, kocok mentega, garam dan gula dengan speed sedang hingga mengembang dan berwarna pucat. Setelah itu masukkan telur satu persatu. Usahakan telur tercampur rata dahulu baru menambahkan telur berikutnya. Kemudian masukkan tepung terigu dan baking powder sedikit demi sedikit bergantian dengan air pandan dan susu, aduk perlahan sampai tercampur rata.



Masukkan ke dalam loyang, dan panggang dalam oven selama kurang lebih 40 menit atau sampai matang, tergantung oven masing-masing ya. Tusukkan dengan lidi untuk mengetes kematangan cake.

Keluarkan cake, dinginkan, dan potong-potong. Cake siap dihidangkan.








Share on Google Plus

About Yannti Basuki

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment