Nasi Bakar Ikan Teri Medan - Gurihnyaa


Libur tlah tiba,, libur tlah tiba,, hatiku gembira......
Sepenggal lirik lagu anak anak yang ceria mengingatkan saya akan hari libur, yah walaupun hari libur kemarin hanya Sabtu dan Minggu tapi sepertinya menjadi sangat berarti bagi para karyawan seperti papa El.^_^. Menghabiskan hari bersama keluarga merupakan saat yang ditunggu-tunggu ketika weekend. Saya juga menunggunya karena berarti ada si papa di rumah yang membantu mengurus si bocil ketika saya mengerjakan pekerjaan rumah ataupun memasak.

Si papa sangat memanfaatkan weekend kali ini, dia menjadwalkan bangun siang untuk membayar hutang selama weekdays kemarin yang subuh sudah bersiap ke kantor. Dan sepertinya si bocil masih tertidur lelap mengikuti papanya ketika saya terjaga melihat jam dinding menunjuk angka 6. Hmm, saya sudah terbiasa bangun pagi karenanya mau weekend ataupun weekdays sama saja bagi saya, tetap bangun pagi.



Pagi ini saya melihat seplastik teri medan berada di rak dapur saya sisa ke pasar kemarin. Pikiran saya kemudian melayang-layang ke sebuah kedai makan di Lampung, nasi bakar LG. Menu favorit disana adalah nasi bakar teri. Kali ini saya akan membuat nasi bakar teri tapi yang sedikit berbeda. Kalau disana daun melinjo digunakan sebagai campuran di nasinya selain daun kemangi, sedangkan nasi bakar yang akan saya buat hanya menggunakan daun kemangi saja. Ssst, saya sedang malas untuk berlari ke tukang sayur membeli segenggam daun melinjo, yang ada hanya daun kemangi di halaman..^_^ Walaupun yang sebenarnya adalah saya belum mendapatkan resep  nasi bakar menggunakan daun melinjo yang pas rasanya. ^_^. Tapi tenang saja, begitu saya mendapatkan resepnya, langsung saya posting disini ya..

Karena tak ada persediaan nasi yang bisa langsung saya bakar, ya sudah saya memasak beras saja. Dan saya menggunakan santan dari setengah buah kelapa yang sudah saya awetkan di freezer. Saya sering membeli kelapa di pasar walaupun belum berniat mau diolah menjadi masakan. Saya hanya membelinya kemudian mengambil santannya dibagi menjadi beberapa kantong plastik dan kemudian menyimpannya di freezer. Awet untuk beberapa bulan, langsung tersedia ketika dibutuhkan. Banyak memang santan instan yang dijual di pasaran, tetapi saya kurang menyukai bau dan rasanya ketika dicampur dimasakan. Coba deh cara saya kalau anda sampai sekarang masih menggunakan santan instan. Kurangi penggunaan yang instan untuk menjaga kesehatan keluarga. Sedikit repot di awal, tapi praktis kemudian. ^_^


Kali ini saya membuat 2 versi nasi bakar, yang sangat pedas dan tidak pedas. Pastinya yang sangat pedas ini saya buat khusus untuk papael yang doyan banget sambel. Kalau tidak ada sambel tidak jadi makan. Cabe rawit utuh saya selipkan di dalam nasi agar nasi menjadi beraroma cabe. Sedangkan yang tanpa cabe pasti saya siapkan untuk si bocil kesayangan.
Tak sabar menikmatinya? Berikut resepnya..

Nasi bakar ikan teri medan

resep a la dapur Elrecipy

Bahan-bahan:

- 3 gelas beras pulen
- 5 gelas santan dari setengah butir kelapa
- 2 batang sereh, geprek / memarkan
- 5 lembar daun salam
- 5 lembar daun jeruk purut
- 3 butir bawang putih, iris halus
- 3 butir bawang merah, iris halus
- 1 sendok teh garam
- 1 ruas jari kunyit, iris
- 1 ruas jari lengkuas, iris
- 100 gram teri medan
- daun kemangi secukupnya
- daun pisang secukupnya untuk membungkus nasi
- minyak untuk menggoreng teri

Cara membuat:

Siapkan minyak dan wajan. Cuci bersih teri medan, dan goreng dalam minyak panas sampai garing dan berwarna kecoklatan. Sisihkan.

Kurangi minyak bekas menggoreng teri tadi menjadi setengahnya untuk menumis bawang merah dan bawang putih. Setelah harum, masukkan batang sereh dan daun salam dan garam. 

Kalau sudah cukup layu, masukkan santan masak sampai mendidih. Baru masukkan beras yang sudah dicuci bersih terlebih dahulu. Masak sambil diaduk-aduk sampai air habis dan beras menjadi setengah matang.

Cuci bersih daun kemangi dan petik sesuai daunnya. Masukkan ke dalam nasi setengah matang bersama teri medan yang sudah digoreng garing tadi. Aduk sampai tercampur rata. Sisihkan.

Siapkan daun pisang, bersihkan menggunakan lap basah. Panaskan di atas api sampai daun layu sehingga tidak mudah sobek ketika dibentuk. atau anda juga bisa mengukusnya sebentar hanya agar daun menjadi layu.

Ambil satu atau dua lembar daun pisang, beri tiga sendok nasi. Untuk versi pedas beri 2 buah cabe rawit letakkan didalam nasi. Tambahkan daun kemangi beberapa lembar diatasnya. Tekan dan padatkan, dan gulung seperti akan membuat lontong. Sematkan menggunakan lidi, tusuk gigi, ataupun staples di kedua ujungnya.

Lakukan sampai adonan habis, dan kukus selama kurang lebih 25 menit.

Kemudian, bakar diatas wajan seperti di sangrai. Atau bila anda mempunyai panggangan BBQ yang ada lubang ditengahnya dan ada kawat diatasnya bisa digunakan. Seperti saya menggunakan panggangan BBQ untuk membakar nasi. Balik-balik agar daun tidak terbakar. Bakar sampai daun agak gosong dan kecoklatan. Nasi bakar siap disajikan. 

Makan selagi panas, harum dan pedas, enaknya muaknyosss...









Share on Google Plus

About Yannti Basuki

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

2 comments:

  1. Saya jadi penasaran sama rasanya hehe..
    Bagi yang punya usaha rumah makan dan punya produk nasi bakar, kini ada lho kemasan makanan yang cocok sekali kamu gunakan untuk makanan anda. Coba deh klik di sini http://www.greenpack.co.id/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kunjungannya mas greenpack.. Silakan dibuat dan dicoba ya kalau penasaran.. hehhee

      Delete