Sup Ayam Kampung Daun Salam - Harum dan Lezat


Pagi kemarin ketika saya pergi ke tukang penjual sayur di dekat rumah, tumbenan si mbak penjual sayur menawarkan ayam kampung kepada saya. Saya memang jarang membeli ayam ditempatnya karena dia selalu menawarkan ayam potong. Dan saya malas mengolah ayam potong untuk menjadi menu makanan si bocil, papa El tak mengijinkan anak tersayangnya mengkonsumsi ayam broiler. Sebulan sekali saja, katanya.

Seperti yang anda ketahui, ayam broiler dipaksa untuk cepat besar. Pastinya tambahan suplemen atau obat penggemukan pada ayam ini sangat banyak bukan? Masa perkembangannya saja dari ayam bayi hingga menjadi siap potong hanya diperlukan waktu selama 28-45 hari. Hanya sekitar 1,5 bulan saja ayam sudah bisa dipanen. Coba anda bandingkan dengan ayam kampung yang butuh waktu minimal 6 bulan untuk panen? 



Itu karenanya saya lebih memilih ayam kampung dibanding ayam potong. Jika tak ada ayam kampung ya dipending dulu masak ayamnya. Biasanya kalau membeli ayam kampung saya memisahkan kepala, ceker, dan leher untuk dibuat sup. Diambil kaldunya special buat si bocil. Sebagian disimpan untuk dimasak berbeda agar si bocil tidak bosan. Selain diolah menjadi sup, sering kali kaldu ayam kampung ini saya beri daun bayam. Jadi deh sayur bayam ayam kampung. Kadang saya juga menggunakannya untuk kuah capcay. Kalau sudah begini, tak perlu lagi penambahan kaldu bubuk karena rasanya sudah gurih dan lezat.

Bumbu sup ayam ini sama dengan sup yang lain. Tetapi kali ini saya menggunakan bawang putih yang hanya digeprek dan tidak ditumis dahulu. Dan tanpa penambahan merica karena si bocil saya agak kurang berselera kalau menu makanannya sedikit bercitarasa pedas. Tapi jika anda menginginkannya silakan ditambahkan merica bubuk seperempat sendok teh ya. Cekernya saya geprek sampai tulangnya pecah agar sumsumnya keluar bercampur dengan kuahnya agar kandungan gizinya maknyus. 
Ini dia resepnya..

Sup Ayam Kampung Daun Salam

resep by me

Bahan-bahan:

- 2 ceker, leher, dan kepala dari 1 ekor ayam kampung
- 1 buah wortel ukuran besar
- 1 buah kentang ukuran besar
- 1 lembar daun bawang
- 5 lembar daun salam
- 2 buah bawang putih kating
- 1 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh gula pasir

Cara membuat:

Rebus ceker, leher, dan kepala ayam sampai empuk. Kurang lebih sampai 1 jam dengan api kecil dan panci yang ditutup sampai daging mudah berpisah dengan tulangnya.




Kemudian masukkan wortel dan kentang yang sudah di potong-potong. Juga daun salam dan bawang putih.

Apabila wortel dan kentang sudah matang, tambahkan garam dan gula. Sesuaikan rasa asin dan manisnya ya.

Masukkan daun bawang yang sudah diiris kasar, aduk-aduk sebentar lagi dan matikan api.

Sup ayam kampung daun salam siap disajikan dengan taburan bawang goreng dan nasi hangat.

Selamat makan.. ^_^



Sources:

http://ternakbroilerbogor.blogspot.com/2012/08/tentang-ayam-broiler.html
http://www.bimbingan.org/berapa-bulan-ayam-kampung-bisa-dipanen.htm



Share on Google Plus

About Yannti Basuki

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

1 comments:

  1. terima kasih atas inspirasinya! Betul sekali, makanan lezat serta sehat memang sangat penting, akan tetapi memasak dengan alat masak yang tepat juga sama pentingnya.

    ReplyDelete