Ayam Bumbu Bali - Si Merah Menggoda


Ada persediaan ayam kampung beberapa ekor kemarin. Kebetulan Oma dan Opanya si bocil El kemarin baru saja datang ke Jakarta untuk menghadiri acara wisuda anak bontotnya sekalian menengok si cucu kesayangan, dengan membawa beberapa ekor ayam beku yang sudah di potong-potong dan diungkep bumbu kuning. Maklum, di kampung harga seekor ayam kampung setengah harga di Jakarta. Jadi sepertinya rugi kalau tidak titip si mama untuk serta membawakannya. 

Ayam kampung asli Gombong. Ayamnya besar, terlihat dari potongan paha dan dadanya. Kalau dibandingkan disini mah sepertinya hampir separuh ukurannya. Jadi makan satu potong pun bisa untuk berdua sama si bocil. Tapi kalau dimasak super pedas seperti ini, sepertinya si bocil menolak walau sudah disuapin. Jadi memang rejeki mamanya kan kalau sudah begini? ^_^




Kali ini saya ingin membumbui si ayam dengan cabai merah keriting, untuk variasi bekal menu ke kantor si papa. Cabai merahnya saya beli di pasar Serpong dengan harga yang cukup fantastis. Ternyata harga cabai sedang melonjak saudara-saudara. Satu kilo saat ini mencapai 90ribu. Kata si mbak pedagang 2 hari sebelum saya ke pasar harga cabai mencapai 100rb per kilonya. Wow, harga cabai pun selangit mengikuti harga bbm yang naik. Ditambah musim hujan yang mempengaruhi ketersediaan cabai di pasaran. Kalau begitu saya beli seperempat kilo saja ya mbak, kata saya pada si pedagang. Saya sedikit beruntung karena halaman depan rumah sudah menanti cabai rawit dan cabai hijau siap panen. Jadi membeli itu hanya untuk bahan tambahan saja.



Kebetulan ada si copper baru yang akan menemani saya membuat bumbu ayam ini. Ya, saya menggunakan copper hand blender philips untuk menghaluskan cabai, bawang merah, dan bawang putih. Lumayan, tangan sedikit bebas untuk mengulek. ^_^.

Dan bagaimana membuatnya? Yuk kita lihat bersama.

Ayam Bumbu Bali

resep by me

Bahan-bahan:

- 1 ekor ayam kampung, potong menjadi 4 bagian, ungkep bersama bumbu kuning
- 150 gram cabai merah keriting
- 5 butir bawang putih
- 4 butir bawang merah
- 1 sendok makan gula jawa
- 3 sendok teh garam
- 1 sendok teh gula pasir
- 1 sendok teh kaldu bubuk, saya pakai kaldu bubuk jamur
- 3 lembar daun salam
- 2 batang sereh, geprek
- 2 ruas jari lengkuas, geprek
- 5 lembar daun jeruk purut

Cara membuat:

Cuci bersih cabai, bawang merah, dan bawang putih. Haluskan. Bisa menggunakan copper ataupun dengan menguleknya.

Cuci bersih juga daun salam, daun jeruk, juga lengkuas dan batang sereh sebelum anda menggepreknya.

Panaskan minyak, masukkan bumbu halus. Masak sampai harum dan matang.


Kemudian masukkan daun salam, daun jeruk, lengkuas dan batang sereh yang sudah di geprek.

Tambahkan garam, gula pasir, dan gula jawa. Sesuaikan rasanya ya.



Setelah bumbu matang, masukkan ayam. Masak sampai bumbu meresap.


Ayam bumbu bali siap disantap bersama nasi putih hangat. Tak perlu lagi anda membuat sambal, karena bumbu ayamnya ini sudah membuat keringat anda bercucuran. Itu pasti.. Hehehe..

Selamat mencoba. ^_^

Share on Google Plus

About Yannti Basuki

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment