Ginger Snap - Biskuit Jahe Rempah


Kali ini saya akan ulas sedikit mengenai snack yang sudah membuat saya jatuh cinta. Inilah ginger snap, biskuit tipis yang rasanya kaya akan rempah rempah Indonesia. Walaupun saya menemukan biskuit ini di toko milik negara Swedia, Ikea. 


Tepat seminggu yang lalu, saya mengajak papa untuk jalan-jalan ke Ikea, toko interior milik Swedia yang belum lama dibuka yang berlokasi di Alam Sutera Serpong itu. Baru kemarin kesampaian untuk mengunjunginya. Dan ternyata masih juga ramai pengunjung karena bertepatan dengan libur natal dan tahun baru. Tokonya besar dan luas, karenanya kami sempat tersesat hanya mengelilingi area display. Maklum saja begitu masuk toko orang sudah memadatinya, dan area itu penuh dengan orang, ada yang sengaja berfoto didalam display, jalan-jalan pelan sambil mengamati penataan ruangan display untuk interior rumah ataupun apartemen, dan yang lainnya lah. Pokoknya si papa sampai memasang muka cemberut karena badmood dengan banyaknya orang. ^_^
Tapi lain halnya dengan si bocil, dia asyik berlarian kesana kesini, mencoba kursi, meja, bermain bola, boneka, dan semuanya dipegang dan dicoba. Saya sampai takut dia akan terpisah dan memecahkan sesuatu barang.
Sepertinya kemarin adalah momen dimana orang-orang yang belum pernah mengunjungi Ikea, pusat desain interior terbaru di Jakarta itu datang untuk menghabiskan waktu liburan mereka. Tempatnya luas dan saya akui desainnya bagus-bagus. Cocok bagi yang sedang ingin mengisi rumah dengan perabotan, Ikea boleh menjadi referensi. Desain minimalis modern yang ditata sedemikian rupa yang sungguh apik, bisa anda nikmati di bagian dispaly. Keren deh.

Nah, setelah lelah berkeliling saya mencari pintu keluar untuk menemukan market place nya. Dimana barang-barang yang didisplay tadi dijual seperti di supermarket pada umumnya. Awal tujuan saya ke Ikea adalah berburu alat dapur yang unik-unik, untuk menambah koleksi perangkat dapur saya. Setelah saya pilih dan pilih, kasir tujuan akhir dan segera pulang karena perut sudah keroncongan.

Sampai didepan kasir, si papa langsung ke arah toko yang menjual minuman dan makanan ringan ala Swedia, letaknya pas didepan kasir. Si papa menenggak sekaleng minuman soda dan makan sebuah biskuit berwarna kecoklatan. Kemudian dia menyodorkan kepada saya. Sekali gigit, kress, lumer dimulut. Hmmm, renyah biskuitnya dan rasanya manis, gurih, pedas. Aroma jahe dan cengkeh, butter, juga kayu manis, beradu di mulut. Enak sekali. Sungguh, kue jahe pun kalah dengan rasanya yang nikmat.

Dan sekotak kecil itu dibandrol dengan harga yang terbilang cukup mahal. Mungkin karena ini adalah biskuit impor ya.. Tapi rasanya sungguh Indonesia sekali.

Inilah Ginger Snap. Teh manis hangat yang menemaninya, menambah kenikmatan menyantap biskuit kaya rempah ini.


Share on Google Plus

About Yannti Basuki

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment