Pindang Tulang Iga Sapi yang Super Duper Maknyuss ^_^


Masih tersisa dua bungkus tulang iga sapi di freezer. Tiap bungkus berisi 4 potong tulang. Yep, sehabis pasar biasanya saya lalu meringkasi hasil belanjaan, mencuci sayur mayur dan tulang iga atau ikan ataupun ayam. Setelah dicuci bersih kemudian saya membaginya ke dalam sebuah kantong plastik setengahan kilo memasukkan si tulang secukup porsi di keluarga kecil saya lalu segera membekukannya di freezer agar awet. Cara ini saya adaptasi dari mama mertua, dan hal ini memudahkan saya ketika hendak memasak. Tidak perlu mengeluarkan sekilo iga sapi, mengambil seperlunya yang akan dimasak dan kemudian memasukkan lagi sisanya ke kulkas. Hal ini dimaksudkan agar tulang yang belum mau dimasak tetap terjaga kesegarannya. Saya juga menerapkannya pada udang, ayam, ikan, dan yang lainnya.



Dan pagi ini saya akan mengeksekusi sekantung tulang yang berkuah dan bercitarasa asam dan segar. Bosan ya kalau hanya memasaknya menjadi sup saja. Saya kemudian merendam tulang dalam air biasa sampai tidak beku lagi. Sesudah itu baru di rebus sampai airnya mendidih. Namun air mendidih dalam rebusan pertama itu saya buang dan menggantinya dengan air baru dan merebus si iga sampai empuk. Karena konon katanya, air rebusan pertama itu hanya mengandung kotoran yang membuat kuah masakan menjadi amis dan keruh. Tapi tenang saja, kaldu dihasilkan dari lama rebusan, jadi sari kaldunya tidak ikut terbuang karena sari kaldu belum sempat keluar dari tulang. Dan saya memang sudah membuktikannya kawan. ^_^


Seperti biasa, untuk bahan bumbu saya menyempatkan untuk mengambilnya dari halaman rumah. Seperti batang sereh, jahe, lengkuas, dan kunyit yang selalu tersedia fresh kapan pun akan saya masak. Sekadar informasi tambahan bahwa bahan-bahan yang segar juga menambah citarasa yang kuat dalam masakan. Jadi masakan anda pasti akan lebih lezat dan nikmat. ^_^

Dan seperti biasa pula, untuk resepnya saya adaptasi dari resep andalan mama mertua si jago masak. Resep warisan keluarga. Segera kita persiapkan memasak yuk teman..

Pindang Tulang Iga Sapi

resep mama mertua

untuk 1 porsi

Bahan-bahan:

- 4 potong tulang iga sapi
- 1 butir tomat
- 2 batang sereh
- 2 ruas jari lengkuas
- 3 lembar daun salam
- 1 ruas jari jahe
- 2 ruas jari kunyit
- 2 buah bawang putih
- 2 buah bawang merah
- 1 sendok makan kecap manis
- 2 sendok teh garam
- 1 sendok teh gula pasir
- 1 sendok teh kaldu bubuk / optional (saya menggunakan kaldu jamur)
- 2 liter air

Cara membuat:

Cuci bersih tulang iga kemudian rebus bersama 1 liter air sampai mendidih. Kemudian buang air rebusan pertama ini, isi lagi dengan 1 liter air dan rebus iga sampai empuk. Jika air menyusut ketika menunggu iga empuk, tambahkan air lagi. Kurang lebih merebus selama 1-2 jam sampai iga menjadi empuk.

Sementara menunggu iga empuk, persiapkan bahan bumbunya.
Potong batang sereh menjadi sekitar 5 cm, potong-potong lengkuas, jahe, kunyit. Iris halus bawang merah dan bawang putih.

Jika iga sudah setengah empuk, masukkan semua bumbu yang sudah di potong tadi ke dalam rebusan iga, tambahkan gula, garam, dan kaldu bubuk, kecap manis, dan daun salam. Rebus kembali sampai iga empuk.

Sesuaikan rasanya, bila rasanya sudah pas, kemudian masukkan juga tomat yang sudah dipotong-potong. Tunggu sampai mendidih lagi dan matikan kompor.


Semangkuk pindang tulang siap disajikan bersama bawang goreng dan cabe bubuk.

Maknyosss enaknya... ^_^
Share on Google Plus

About Yannti Basuki

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment