Cerita Pulang Kampung - Part 2 Pantai Ayah Aka Logending

pantai ayah

Nah setelah kemarin berpuas puas foto di pantai Menganti kami melanjutkan perjalanan ke pantai sebelahnya yaitu sebuah pantai yang bernama pantai Ayah. Pantainya memang tak seindah pantai Menganti yang masih alami. Selain disebut pantai Ayah pantai ini juga disebut dengan pantai Logending. Entah bagaimana sejarahnya pantai ini bisa bernama seperti itu, yang jelas tujuan utama kami singgah kesini hanya untuk berwisata kuliner saja. ^_^

pantai ayah
pantai ayah

Memang sejak menemukan warung seafood enak yang berdiri di pinggiran pantai ini kebiasaan ke pantai ayah berubah, yang tadinya menghabiskan waktu di pantai kini menjadi membuat perut kenyang. Saya sendiri pertama kali ke warung seafood ini sekitar tahun 2007 diajak seorang teman yang sebelumnya sudah pernah menjajal kulinernya.

Namanya warung seafood 'Bu Nanang'. Dahulu waktu saya pertama kesini warungnya hanya 1 dan sederhana berjajar dengan warung-warung yang lain di pinggiran pantai Ayah sebelah barat. Tapi kini ada beberapa warung di sepanjang jalan setapak yang sudah dibeli oleh si pemilik warung untuk menampung para pengunjung yang bertambah banyak. Favorit saya yaitu letak warung yang berada di pojok.

pantai ayah

Kalau makan disini rasanya tambah enak. Mungkin karena ditambah tiupan angin laut yang sumilir ya membuat makan lahap dan habis itu ngantuk. Warung pojok ini satu-satunya yang dibangun di atas laut Logending. Jadi bentuknya seperti rumah panggung ya. Dan kemarin kebetulan saya bersama rombongan dateng sebelum jam makan siang, jadi masih sepi belum banyak pengunjung.


Warung Bu Nanang ini sudah terkenal seantero Gombong. Dan mama saya termasuk salah satu pelanggan tetapnya. Terbukti ketika memesan di dapur, si ibu pemilik warung sudah paham betul siapa dan darimana kami datang. ^_^ Mama saya memang suka membawa kerabat jauhnya untuk sekedar menikmati seafood di tempat ini.


Untuk harga macam-macam seafood seperti udang, cumi, ikan kuwe, ikan bawal, dll sebenarnya tidak terlalu mahal, justru sangat murah bila dibandingkan dengan kota Jakarta. *ya iyalah ya? :p
Kemarin kami memesan 1/2 kg udang goreng tepung (menu favorit disini), 1/2 kg udang bakar (menu favorit juga disini), 1/2 kg cumi saus padang, 1/2 kg ikan kuwe bakar, 1/2 kg ikan kuwe goreng, 1 porsi cah kangkung polos. Dan kami hanya perlu membayar sekitar 350k, itu sudah termasuk sambal kecap, sambal terasi, nasi putih untuk 6 orang, lalapan, 4 kelapa muda utuh, 1 es jeruk, dan 2 teh tawar.

Dan rasanya? Jangan ditanya. Si boscil saya menghabiskan 5 buah udang goreng tepung gede-gede itu sendirian. Menu yang lain pun ludes kami santap semuanya tak bersisa. Tak pernah saya menemukan masakan seafood seenak ini di Jakarta dengan harga yang relatif murah sampai perut kekenyangan. Saya sendiri paling suka dengan udang goreng tepung dan udang bakarnya. Untuk udang bakarnya bumbunya pas meresap sampai ke dalam dagingnya, sampai kulitnya pun terasa sayang jika hanya dibiarkan saja, dan terakhir sedotan bumbu di kulit udang tak terhindarkan.. ^_^


Untuk rasa cah kangkung juga tak kalah enak. Pokoknya hampir semua masakan di warung ini sungguh nikmat pas banget buat selera saya. Tak heran ya sekarang warungnya pun bertambah untuk mengatasi kedatangan rombongan pengunjung setiap harinya. Tapi sayangnya warung Bu Nanang ini tidak buka cabang di tempat lain. Jadi mungkin warungnya dia jadikan sebuah icon ya, kalau ke Pantai Ayah pasti tujuannya ke warung Bu Nanang. *ngarangdotkom ^_^

Nah, tak jauh dari warung Bu Nanang terdapat TPI atau tempat pelelangan ikan. Tapi sayang kemarin ketika saya berkunjung ke tpi ini sudah sepi, ikan sudah pada habis dibeli, yang tersisa tinggal beberapa rajungan dan ikan di kotak esnya saja.


Setelah puas makan sampai kekenyangan dan berjalan melihat lihat tempat pelelangan ikan, kami pun pulang meninggalkan pantai Ayah ini. Di perjalanan sebagian dari kami teler karena kekenyangan termasuk juga si boscil yang bisa makan sendiri dan habis banyak pula.. Hehehe. Keren deh dia pokoknya.

Dan kalau kalian berencana lewat daerah Gombong, sempetin deh ke selatan sedikit buat mencicipi kuliner seafood paling terkenal di kota Gombong, warung Bu Nanang ini. Perjalanan dari Gombong sekitar 45 menit saja kok. Kalau saya mah wajib hukumnya kesini kalau pulang kampung. ^_^

Kuliner kami berlanjut ke Waduk Sempor, nantikan di part 3 yaa teman.. ^_^

Share on Google Plus

About Yannti Basuki

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment